Selasa, 28 Mei 2013

KASUS DIABETES MILITUS

Dosen : Yance Anas, M. Sc., Apt


URAIAN KASUS
Lisa  (49 tahun, 95,5 Kg, 160 cm, menikah dan mempunyai 2 orang anak) adalah seorang konsultan asuransi. Lisa datang menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan dengan keluhan sering merasakan mudah lelah (fatique) dan mengalami kenaikan berat badan yang sangat signifikan (overweight). Sebelumnya Lisa pernah mengalami hipertensi selama 4 tahun dan hiperlipidemia selama 2 tahun.  Nenek dan ibunya megalami diabetes, bapaknya meninggal karena kanker kolon pada usia 59 tahun, ibunya (79 tahun) masih hidup dan mengalami diabetes tipe 2, hipertensi, hiperlipidemia, memiliki satu orang saudara perempuan yang juga menderita hipertensi. Lisa tidak merokok dan meminum minuman alcohol.  Jarang melakukan olah raga dan mengaku selalu berusaha melakukan diet untuk menurunkan berat badan walaupun tidak berhasil.  Dia melaporkan selalu patuh menjalankan regimen pengobatan yang telah ditetapkan oleh dokternya.
Lisa melaporkan bahwa dia kadang-kadang mengalami polidipsi dan polilfagi, lemas, dan merasa pusing ketika berdiri. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan bahwa tekanan darah 158/82 mmHg, nadi 82 x / menit, RR 18, dan suhu tubuh 37,2 ˚C.  Hhasil pemeriksaan laboratorium tersaji sebagai berikut :
·       Na 141 mEq/L
·       Ca 9.9 mg/dL
·       K 4.0 mEq/L
·       Phos 3.2 mg/dL
·       Cl 96 mEq/L
·       AST 21 IU/L
·       CO2 22 mEq/L
·       ALT 15 IU/L
·       BUN 16 mg/dL
·       Alk phos 45 IU/L
·       SCr 1.2 mg/dL
·       T. bili 0.9 mg/dL
·       Random Glu 280 mg/dL
·       FBG 189 mg/dL;
·       HbA1C 9.4%;
·       T. chol 263 mg/dL,
·       HDL31 mg/dL,
·       LDL 152 mg/dL,
·       Trig 260 mg/dL.
·       Urin Anaysis : (–) ketones, (–) protein, (–) microalbuminuria




TUGAS MAHASISWA
1.     Analisislah kasus di atas dan tentukan apakah pasien telah mengalami Diabetes melitus?
2.     Tentukan assetment anda tentang keadaan pasien saat ini! Jelaskan dengan informasi yang mendukung assestmenet anda
3.     Tentukan apakah pasien juga mengalami resistensi insulin?
4.     Apa tujuan terapi dari pasien ini?
5.     Buatlah rencana tertulis (Plan) terapi pasien ini, termasuk rencana yang akan dilakukan jika terapi awal tidak efektif dalam menngobati penyakit dan rencana yang akan dilakukan jika terjadi efek samping obat
6.     Buatlah rencana pendekatan terapi non farmakologi yang bisa dilakukan untuk mencegah komplikasi yang berhubungan dengan diabetes pada pasien ini
7.     Buatlah rencana monitoring terapi yang akan dilakukan! parameter apa saja yang harus diamati dalam memonitoring efektifitas terapi?
8.     Informasi apa saja yang harus anda berikan kepada pasien untuk meningkatkan kepatuhan, memastikan efektifitas efek terapi, meminimalkan efek samping serta mencegah komplikasi?
9.     Apakah anda menyarankan agar pasien ikut aktif dalam memeriksa kadar glukosa darahnya sendiri (self-monitoring blood glucose (SMBG)), jika iya apa saja manfaat dari SMBG untuk pasien dan produk bebas (OTC) apa yang anda sarankan untuk melakukan SMBG?


---Selamat Mengerjakan---


Tidak ada komentar:

Posting Komentar